logo badilberakhlak

 

 

 

 

 

Kembangkan Potensi & Tingkatkan Percaya Diri, Ditjen Badilum Selenggarakan Workshop Public Speaking

"Jika Anda tidak dapat menjelaskannya secara sederhana, maka Anda tidak benar-benar memahaminya“, begitulah kira-kira bunyi salah pesan yang disampaikan oleh Albert Einstein. Pesan ini menekankan pentingnya pemahaman dan kemampuan dalam mengomunikasikan buah pikiran kita kepada orang lain. Komunikasi, terutama komunikasi di muka umum, merupakan kunci yang penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Tentunya sebagai ASN, kita dituntut untuk dapat menyampaikan ide dan pikiran kita secara lisan jika dibutuhkan, misalnya saat melakukan presentasi atau menyampaikan pendapat kepada pimpinan dalam rapat. Menyadari pentingnya kemampuan komunikasi, khususnya public speaking, sekaligus sebagai bentuk pengembangan kompetensi bagi para pegawai, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum menyelenggarakan Workshop Public Speaking pada Kamis, 7 Maret 2024 di Hotel Aston City Kemayoran, Jakarta. Mengangkat tema "Kembangkan Potensi, Tingkatkan Percaya Diri", Ditjen Badilum menghadirkan Kemal Vivaveni Mochtar yang dikenal sebagai salah satu penyiar kondang yang lebih dikenal melalui programnya, seperti Salah Sambung. 

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, Kurnia Arry Soelaksono, S.E., S.H., M.Hum. dan dimoderasi oleh Muammar Sadham, S.H. Dalam workshop ini yang dilaksanakan secara hybrid ini, Kemal menyampaikan mengenai pentingnya kemampuan berbicara dan berkomunikasi, serta bagaimana perbedaan cara bicara, seperti gestur, gerakan tangan, nada, intonasi, atau penekanan kata dalam berbicara dapat memberikan dampak dan kesan yang berbeda bagi lawan bicara. Kemal juga menekankan bahwa kemampuan public speaking perlu dilatih secara rutin dan terus-menerus untuk bisa menyempurnakan kemampuan yang dimiliki. Latihan yang dapat dilakukan di antaranya mulai dari pemanasan melalui beberapa gerakan, seperti lion face, lemon face, dan motor boat. Kemudian, dilanjutkan dengan melatih pernapasan melalui diafragma serta humming. Kemal juga menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilatih dalam public speaking, di antaranya adalah artikulasi, intonasi, aksentuasi, pacespeed, dan ekspresi saat berbicara. Selain itu, Kemal juga melatih para peserta untuk dapat berimprovisasi saat berbicara di depan umum sehingga komunikasi yang disampaikan lebih mengalir dan tidak bersifat textbook.  Di akhir workshop, para peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan tanya jawab untuk memuaskan rasa ingin tahu mereka terkait topik seputar public speaking. Sekretaris Ditjen badilum berharap, kegiatan ini dapat melatih kemampuan para pegawai dalam berkomunikasi serta meningkatkan kompetensi dan percaya diri pegawai sehingga dapat membantu dalam melaksanakan tugas dan pekerjaannya.  

IMG 6716 806b2 min 8e96a

IMG 6817 4578c min 29e0c

IMG 6769 fa5fa min 0e3a8

IMG 6775 d6aaf min d5d94

IMG 6862 1abc3 min bfc8c

IMG 6969 55cea min e78c5

IMG 7044 663e8 min dd556

IMG 7045 01820 min 6f482IMG 7063 3a5a1 min 1b518

IMG 6821 1c3c4 min 4b265