Ditjen Badilum Bekali Para Pengelola Keuangan dengan Sosialisasi Langkah-Langkah Akhir Tahun Anggaran 2026
Mempersiapkan akhir tahun anggaran 2026, Ditjen Badilum mengumpulkan dan memberikan bekal para pengelola keuangan, baik internal secara langsung maupun secara daring untuk pengadilan tingggi dan negeri. Dalam arahannya, Sekretaris DItjen Badilum Kurnia Arry Soelaksono, S.E., S.H., M.Hum. menyampaikan pentingnya ketertiban pengelolaan anggaran di akhir tahun, untuk meningkatkan IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran) .
Dalam sesi utama, para peserta berdiskusi tentang pengelolaan anggaran dengan narasumber yang dihadirkan, yaitu Bramastoro Rio Pratama dan Ahmad Faiz Syauqi dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta IV. Selanjutnya Auditor Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, Hendra Basry, S.E., M.Ak., C.Fr.A, menyampaikan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengelolaan anggaran yang perlu ditindaklanjuti.
Narasumber berikutnya Alia Fauzia Mahmuda, Relationship Manager dari Bank BRI menyampaikan pemanfaatan kartu kredit pemerintah untuk pengelolaan belanja yang lebih transparan dan dapat diawasi secara elektronik.
Untuk memastikan pengelola keuangan DItjen Badilum memahami materi para narasumber, dilakukan post-test dengan aplikasi Badilum Learning Center (BLC). Selain tertib pengelolaan anggaran, kegiatan ini membekali para pengelola keuangan agar dapat mempertahankan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) sebagai opini audit tertinggi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).





